HUKUM
Kapolresta Balam dalam gelar eksposur.(nti/pin)
26/6/2019 19:56:06
731

Polsek Panjang- Polresta Balam Ringkus Komplotan Bajing Loncat

Harianlampung.com - Polsek Panjang dan Polresta Bandar Lampung berhasil  meringkus  satu anggota komplotan bajing loncat yang beraksi di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass) Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang pada hari Senin (24/6).

Menurut Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut bedasarakan  nomor  Laporan LP/B/162/VI/2019/LPG/RESTA BALAM/POLSEK PJG, Tanggal 23 Juni 2019. Yang berhasil mengaman RS (16) warga Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, petugas juga berhasil menangkap Baituloh (43), warga Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung yang berperan sebagai penadah hasil curian para pelaku bajing loncat.

"Komplotan ini sebenarnya ada tiga orang dengan menggunakan sepeda motor berboncengan bertiga, Tapi yang berhasil kita tangkap baru satu, dan satunya lagi penadah," ujar Wirdo dalam ekspose di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (26/6).

Lanjut Wirdo, setelah pelaku berhasil meloncat ke atas truk, lalu pelaku menyobek terpal menggunakan pisau cutter, untuk kemudian menurunkan 3 dus gula dengan cara melempar ke aspal. Kemudian setelah melancarkan aksinya  pada Minggu (23-6-2019) sekitar pukul 15.00 WIB, mereka kemudian berembuk untuk menjual ke Baituloh dengan harga Rp 11 ribu per kg dimana kemasannya sudah diganti ke plastik kiloan.

" Dari aksinya tersebut pelaku berhasil mendapatkan uang sebesar Rp 450 ribu yang kemudian masing-masing pelaku mendapat Rp 125 ribu, sedangkan sisanya digunakan untuk membiayai aksinya," jelasnya.

Lebih lanjut Wirdo mengatakan bahwa truk yang dicuri barang bawaannya tersebut merupakan distribusi dari pabrik gula di Tulangbawang yang akan mendropping barang ke daerah Banten dan Balaraja. Dari ketiga salah satu tersangka ditangkap berkat rekaman video dan pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa gula seberat 46 kilogram.

"Pelaku RS kami amankan di rumahnya. Dari hasil pengembangan, barang dijual ke seorang penadah, dan langsung kami tindak lanjuti untuk mengamankannya," ungkapnya

Atas perbuatannya, kedua tersangka yang ditangkap tersebut terancam pasal 364 KUHP.
(nti/her)