HUKUM
Konferensi pers hasil OPS Sikat Krakatau.(nti/pin)
01/8/2019 11:19:31
761

Operasi Sikat Krakatau 2019 Amankan Ratusan Senpi Rakitan

Harianlampung.com - Selama Operasi Sikat Krakatau 2019 yang dilaksanakan selama 14 hari sejak tanggal 5-18 Juli 2019 Polda Lampung berhasil amankan ratusan Senjata Api (senpi) rakitan, Kamis (01/8).

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengungkapkan bahwa selama operasi ini pihaknya telah mengamankan perkara  baik curat, curas, curanmor dan senpi ilegal.

Untuk Target Operasi (TO) orang, naik 5 persen dari tahun 2108 yakni sebelumnya 37 menjadi 39 orang.  Dengan rincian tersangka kasus curas 16 orang, curat 19 orang dan curat curanmor 4 orang.

Sementara non TO orang, yang  berhasil di ungkap 311 orang,  naik 32 persen dari tahun 2018 yakni 235 orang. Dengan rincian 74 orang kasus curas, 206 orang kasus curat, 25 orang kasus curat curanmor dan senpi ilegal 6 orang.

Sedangkan untuk TO tempat pihaknya mengungkap TKP dan tempat persembunyian tersangka tindak pidana C3 sebanyak 21 tempat naik 16 persen dari 2018 yakni 18 tempat. Sedangkan Non TO tempat ungkap C3 262 tempat naik 37 persen dari tahun 2018 sebanyak 191.



"TO barang hasil kejahatan pihaknya mengamankan 11 jenis barang, artinya turun 47 persen dari tahun 2018 sebanyak 21 jenis. Yakni roda dua 4 unit, senpi rakitan 1 pucuk, sajak 3 buah, HP 2 Unit dan lainnya 1 buah," ucapnya saat menggelar konferensi pers di Graha Wiyono Siregar Polda Lampung.

Lanjut Pandra, untuk non TO barang, pihak Kepolisian mengungkap 1216 jenis barang yang digunakan hasil kejahatan, sehingga naik 214 persen dari tahun 2018 sebanyak 387. Rinciannya roda empat 9 Unit, roda dua 99 Unit, senpi rakitan 195 pucuk, amunisi 199 butir, sajam 4 bilah, kunci T 17 buah, HP 80 unit, laptop 4 unit, emas 1 buah dan lainnya 608 buah.

Sementara itu, untuk TO perkara pihaknya berhasil mengungkap 36 perkara, naik 100 persen dari tahun sebelumnya yakni 18 perkara.

Sedangkan non TO perkara berhasil ungkap 314 perkara, artinya naik 40 persen dari tahun 2018 sebanyak 224,jelas dia.

"Kami juga mendapatkan penyerahan senpi  rakitan dari masyarakat dari hasil kerja sama semua pihak dengan melakukan upaya preventif.  Tidak hanya itu kami juga bekerja sama dengan Polda Sumsel dalam mengungkapkan senpi rakitan, karena masalah ini harus bekerja sama dengan yang lain.  Begitu pun terhadap masyarakat juga diminta kerjasamanya, karena dalam hal menjaga situasi Kamtibmas itu tidak hanya Kepolisian saja, melainkan semua unsur," urai dia.

Sementara itu Dirkrimum Polda Lampung Kombes Pol Barly Ramadhany, mengatakan untuk modus pelaku seperti biasanya. Sedangkan untuk senpi rakitan, pihaknya akan memperdalam tempat pembuatannya, saat ini pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah terlibat dalam penyerahan senpi rakitan ke aparat.  Karena jika mereka sudah mempunyai kesadaran sendiri itu yang kita berikan apresiasi," singkatnya.
(nti/her)