POLITIK
Panglima TNI menerima Kontingen Lomba Tembak (harlam/dok)
04/2/2015 08:55:58
2989

TNI Juara Umum Lomba Tembak BISAM di Brunei

Harianlampung.com - Tim menembak TNI kembali mengharumkan nama bangsa dengan berhasil meraih juara umum dalam Lomba Tembak BISAM (Brunei International Skill Arms Meet)  ke-11 tahun 2015 Brunei Darussalam. Lomba tembak BISAM ke-11 ini diselenggarakan dari 15 Januari sampai dengan 2 Februari 2015  di Brunei Darussalam, dan diikuti oleh 16 negara.

Disampaiakan Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert melalui rilis kepada politikindonesia.com,  Rabu (04/02), kepulangan Kontingen TNI Lomba Tembak BISAM, disambut oleh Panglima TNI Jenderal TNI Dr Moeldoko didampingi Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna, Wakasad Letjen TNI Munir, Pangkostrad Letjen TNI Mulyono di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, kemarin.

Kontingen TNI  yang dipimpin oleh Komandan Kontingen Kolonel Arm Budi Suwanto, S. Sos berjumlah 35 orang, meliputi 13 official, 10 atlet petembak senapan, 6 atlet petembak SO/GPMG dan 6 atlet petembak pistol.

Dalam lomba tembak BISAM ke-11 tahun ini, kontingen TNI menjadi juara umum dengan memperoleh 34 medali, terdiri dari: individu meraih 6 emas, 6 perak, dan 4 perunggu, sedangkan tim/ kelompok meraih 14 emas, 3 perak dan 1 perunggu.

Peserta lomba tembak BISAM ini terdiri dari 16 negara, diantaranya, Brunei Darussalam, Malaysia, Tiongkok, Oman, Singapura, Australia, United Kingdom, Vietnam, New Zaeland, United States Of America, Philipina, Laos, Thailand, Kamboja dan Pakistan.

Mewakili seluruh prajurit TNI, Panglima TNI mengucapkan terima kasih dan rasa hormat serta penghargaan atas prestasi sebagai juara umum. “Posisi juara umum ini semakin menambah profil dan performance TNI di kawasan Asia, apa yang telah kalian lakukan memberikan kontribusi yang sangat positif atas eksistensi TNI di dunia Internasional”, ujar Jenderal TNI Moeldoko.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, kecenderungan seseorang setelah mendapatkan sesuatu itu tidak waspada, lengah dan mengangggap orang lain kecil. Sikap-sikap seperti itu supaya ditinggalkan, dan sebagai prajurit kewaspadaan adalah nomor satu. “Kemampuan menembak ini supaya tetap terpelihara dengan baik dan lakukan regenerasi dari waktu ke waktu dengan baik, agar kita tidak kehilangan atlet-atlet yang handal di masa depan,” tegas Panglima TNI.
(pin/eh)