POLITIK
Ridho Ficardo (Ist/harlam)
01/12/2014 21:45:58
3947

Gubernur Ajak Masyarakat Cegah HIV/AIDS

Harianlampung.com - Gubernur Lampung M. Ridho Ficarho dan Bunda Paud Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo memberikan bantuan tali asih kepada 20 anak yatim, pada Peringatan Hari AIDS Sedunia di Pasar Seni Bandarlampung, Senin (1/12). Orang tua kedua puluh anak tersebut meninggal akibat terjangkit virus HIV/AIDS.

Ridho mengatakan penyebaran HIV/AIDS dari tahun ke tahun semakin meningkat. Untuk itu diperlukan kerja sama semua pemangku jabatan untuk mencegah penyebaran penyakit mematikan ini.

Dijelaskannya, penyebaran HIV/AIDS di Lampung diketahui pada tahun 2002 lalu. Dan dalam rentan waktu 12 tahun ini (2002-2014) tercatat ada 1680 kasus, yang terbanyak di Kota Bandarlampung dengan jumlah 998 kasus.

"Penyebaran HIV/AIDS ini semakin meningkat, penyebarannya multi dimensi. Kita himbau dan mengajak seluruh staek holder untuk berartisifasi aktif melakukan pencegahan dan pengendalian AIDS," ujarnya.

Dikatakannya, rangkaian acara peringatan hari AIDS sedunia yang melibatkan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) sangat baik. Sebab, sosialisasi pencegahan HIV/AIDS tidak mengesampingkan pemenuhan hak yang didapat oleh penderita.

?Semoga saja kegiatan seperti ini tidak sampai disini saja. Harapan kita semua pemangku kepentingan dan masyarakat terus meningkatkan komitmen untuk pencegahan tanpa ada diskriminasi. Pencegahan ini kan tidak harus menjauhi penderitanya, tetapi yang perlu dicegah itu penyakitnya,? imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr.Hj. Reihana menyebutkan, dari tahun 2002 sampai Oktober 2014 jumlah penderita HIV/AIDS 1680, dimana yang terlaporkan kasus AIDS sejumlah 460 kasus dan HIV 1220 kasus.

"Ini merupakan ancaman kita bersama, terutama Pemerintah, karena semakin meningkatnya penderita HIV/AIDS maka negara akan mengalami devisit karena selama ini belum adanya obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut," jelasnya.

Dijelasknanya, penyebaran penyakit ini lebih dominan pada kalangan remaja, melalui sek bebas dan narkoba.

Untuk itu, dirinya mengimbau agar orang tua lebih aktif mengenaikan penyakit ini kepada putra putri mereka.

"Pengawasan harus lebih ditingkatkan, penyakit ini banyak ditularkan melalui narkoba dan sek bebas. Semakin meningkatnya perokok dikalangan remaja juga perlu dikawatirkan karena awal dari rokok mereka mulai mencoba narkoba jenis ganja hingga seterusnya ini yang berakibat fatal," jelasnya.

Diterangkannya, proposi kasus HIV/AIDS lebih besar pada remaja usia 15-19 tahun, dan dari tahun ke tahun terus meningkat. Berdasarkan catatan Dinkes, tahun 2012 anak usia itu ada 3% yang menderita HIV/AIDS, dan tahun 2014 ini meningkat menjadi 4%. Sedangkan pada remaja usia 20-24 tahun dari tahun 2012 sebesar 61% dan 2013 sebesar 68% untuk 2014 tertinggi pada heteroseksual.

"Cegah dan lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari HIV/AIDS dalam rangka perlindungan HAM, dengan menjaga dan mengawasi putra-putri juga sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah penularan HIV/AIDS salah satu kegiatan yang terus menerus dilakukan, memperingati Hari AIDS ini diharapkan agar seluruh masyarakat bisa membantu dan memperkecil penularan penyakit berbahaya ini," paparnya.

HIV/AIDS dan narkoba sudah merasuk dan merusak lingkungan masyarakat. Korban HIV/AIDS dan narkoba dari waktu ke waktu semakin meningkat baik dikalangan pelajar, remaja, pemuda mahasiswa, ibu rumah tangga, pegawai negeri sipil, pengusaha serta profesional.

Penyebaran HIV/AIDS dan narkoba sudah merambah keseluruh pelosok Tanah Air. "Tidak ada satu pun kabupaten dan kota termasuk kecamatan dan desa sekalipun, terbebas dari HIV/AIDS dan narkoba," ujarnya.

Hingga saat ini berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah khususnya melalui Badan Narkotika Provinsi Lampung untuk dapat menekan dan menanggulangi masalah narkoba dan HIV/AIDS.

"Salah satu kegiatan yang menjadi prioritas yaitu sosialisasi ke masyarakat umum yang merupakan kegiatan pencegahan dini sehingga masyarakat dapat mengetahui bahaya dan cara penanggulangan narkoba dan HIV/AIDS sejak dini," katanya.
(cr5/r6/mf)