HUKUM
Ekpose Kasubag humas Polresta Balam.(nti/pin)
19/3/2019 19:10:17
698

Polsek Sukarame Balam Ringkus Modus Penipuan Transaksi Jual Beli Sepeda Motor

Harianlampung.com - Polsek Sukarame Bandar Lampung berhasil meringkus Rama Gusti Putra(RGP) alias Aldan Purnama warga Desa Suka Jaya Kecamatan Katibung Lampung Selatan.

Tersangka RDP merupakan kasus tindak pidana penipuan atau pengelapan dengan modus transaksi jual beli terhadap sepeda motor milik korban M Robby Saputra yang terjadi di Jalan Soekarno Hatta (depan RS.Imanuel) Sukarame Bandar Lampung pada tanggal 26 Februari 2019.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukarame Bandar Lampung Ipda Bustomi Dendy didampingi Kasubbag Humas Polresta Bandar Lampung AKP Titin Maezunah menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban M Robby memposting sepeda motor miliknya merk Kawasaki Ninja BE 4480 CT, yang akan dijual via medsos Facebook (FB), kemudian korban dihubungi via WA oleh seorang Iaki-laki yang mengaku bernama Purnama (pelaku), setelah sepakat korban dan pelaku bertemu (COD) didepan RS.Imanuel.

Lanjutnya, saat bertemu tersebut pelaku mengenakan baju kaos warna hijau, celana panjang loreng dan sepatu PDL warna Hitam, serta mengaku sebagai anggota TNI-AD yang berdinas di Satlog Bandar Lampung, kemudian pelaku mencoba sepeda motor milik korban tersebut dan Iangsung melarikan atau membawa kabur sepeda motor korban. Atas kejadian tersebut, total kerugian korban ditafsir senilai Rp.16.000.000,(enam belas juta rupiah), jelasnya.

"Tersangka berhasil diamankan oleh anggota Polsek Sukarame pada hari Selasa tanggal 6 Maret 2019 sekitar pukul 18.30 Wib dengan bersama barang bukti berupa sepeda motor merek Kawasi Ninja BE 4480 CT, tahun 2012, warna merah, 1 (satu) buah baju kaos warna hijau, 1 (satu) buah celana panjang loreng (PDL TNI) dan 1 (satu) pasang sepatu PDL warna Hitam," ujarnya saat ekspose di Mapolsek Sukarame, Selasa (19/3).

Atas perbuatan tersebut,  tersangka dijerat dengan  Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHPidana, tentang Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara, tandasnya.

Saat ini,  perkara tersebut dalam proses penyidikan yang di tangani unit Reskrim Polsek Sukarame Bandar Lampung.
(nti/her)