HUKUM
Zainudin Hasan saat marah di Lapas.(nti/pin)
17/4/2019 13:28:52
712

Surat Suara Habis, Zainudin Hasan Marah di Lapas Rajabasa

Harianlampung.com - Kehabisan surat suara terdakwa kasus suap fee proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan marah lantara tidak bisa menyumbangkan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandarlampung, Rabu (17/4).

Zainudin  merasa kecewa lantara ia tidak bisa menyampaikan hak pilih, menurutnya KPU Lampung tidak profesional dan tidak beres dalam menyelenggarakan pesta demokrasi ini.

"Tidak benar ini, masa surat suaranya sudah habis seperti ini. Padahalkan saya dapat undangan untuk mencoblos," ujar Zainudin kepada petugas KPPS.

Disisi lain mantan Bupati Lampung Tengah Andy Achmad Sampurnajaya yang juga turut menunggu kedatangan surat suara. Dari seribu lebih WBL hanya 400an WBL yang mendapat kesempatan untuk melakukan pencoblosan.

"Permasalahannya mereka hanya memilik KTP lama, sedang perekaman EKTP baru baru ini, sudah ada berapa suara hilang?, dirinya berharap pada pemilu kali ini siapapun pemenangnya pemerintah tidak boleh memihak," ujar Kanjeng sapaan akrab Andy Achamad Sampurnajaya.

Sementara itu, PPS Azzahra Aulia mengakui saat ini Lapas Rajabasa sedang mengalami keterlambatan pencoblosan.

"Ini karena kekurangan surat suara, jadi sedang kami koordinasikan untuk mengambil surat surat dari TPS kelurahan disekeliling Lapas untuk memenuhi kekurangan, yang saat ini sedang jalan," tandasnya.

Kendari demikian, puluhan WBL lainya juga  menunggu kedatangan surat suara yang masih diambil oleh petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di TPS sekitar Lapas.
(her)