KAWASAN
Suasana malam di Taman Kopiah Emas. (pin/ist)
09/5/2017 13:37:24
171

Taman Kopiah Emas, Ikon Lamteng yang Kian Ramai

Harianlampung.com - GUNUNGSUGIH - Taman Kopiah Emas atau Tugu Pepadun Gunungsugih Lampung Tengah, merupakan salah satu lokasi yang dulu jarang dikunjungi masyarakat lantaran faktor keamanan.

Namun kini berbeda. Suasana di taman tersebut mulai ramai, terutama sore dan malam. Tidak sedikit masyarakat yang berkunjung ke taman tersebut untuk berfoto-foto atau hanya sekedar berjalan-jalan santai menghabiskan waktu sore mereka.

Edi Kurniawan warga Kelurahan Yukumjaya,  Terbanggibesar mengaku sengaja mengunjungi Taman Kopiah Emas untuk menghabiskan waktu sorenya di pusat ibu kota kabupaten Lamteng tersebut. Ia mengaku sangat senang karena suasana di taman tersebut, kini sudah ramai.

"Sebelumnya saya belum pernah berkunjung ke Taman Kopiah Emas ini. Meskipun saya sering sekali melintas di sini. Karena dulu masih rawan kejahatan, jadi saya enggak berani. Tapi sekarang sudah ramai dan saya bisa maen ke taman tanpa ada rasa takut lagi," ujarnya.

Apalagi, lanjut Edi, pemkab telah memperbaiki taman tersebut sehingga terlihat lebih Indah membuat banyak warga yang ingin berkunjung ke taman tersebut. Selain itu juga banyak pedagang-pedagang makanan yang berjualan di sekitar taman, dan sekarang juga ada fasilitas mainan anak-anak.



Selain semakin ramai Taman Kopiah Emas yang dulu sepi dan sedikit menakutkan, kini juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi warga sekitar yang menjajakkan dagangannya. "Sekarang banyak juga pedagang dan mainan anak-anak. Jadi bisa memberi lapangan kerja bagi usahan kecil menengah," ujarnya.

Ia berharap,  kedepan Taman Kopiah Emas bisa lebih ramai pengunjungnya tidak hanya warga Lamteng. Tapi masyarakat dari luar daerah.

Selain Edi,  Didik Handoko warga Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggibesar juga menuturkan hal yang sama. Ia mengatakan dulu dirinya pernah berkunjung ke taman tersebut untuk berfoto di depan Tugu Kopiah Emas dan Tugu Pepadun.

Tetapi perasaan was-was selalu menghampirinya. Karena dulu sebagian masyarakat Lamteng menganggap taman tersebut kurang aman. Apalagi banyak pemberitaan tentang aksi pembegalan yang kerap terjadi di sekitar taman tersebut.

"Dulu sih gak aman, banyak cerita tentang orang dibegal saat beristirahat di sekitar taman dan kejadiannya di siang hari. Makanya banyak orang takut kalau ke situ. Tapi sekarang sudah aman dan banyak juga masyarakat yang datang Berkunjung ke taman Kopiah Emas ini. Jadi saya gak perlu takut lagi kalau ingin berfoto-foto di sekitar taman," ujarnya.

Sebagai pemuda yang suka fotografi didik mengaku ingin mengeksplor apa yang menjadi ikon kabupaten berjuluk Beguai Jejamo Wawai ini. "Saya ingin petensi wisata yang ada di Lamteng ini dapat tereksplor. Sehingga daerah lain bisa tau tempat-tempat yang bagus dan aman serta nyaman di Lamteng yang dapat mereka kunjungi dan dapat disebar-luaskan melalui media sosial seperti facebook instagram dan medsos lainnya. Seperti taman Kota Metro," tuturnya.
(rls/mfn)