MESUJI
Manager PLN Area Kotabumi Saat Sosialialisasi. (ish/pin)
27/10/2017 10:56:14
489

Manager PLN Area Kotabumi Sarankan Warga Beralih ke Meteran Pulsa

Harianlampung.com - Membengkaknya tagihan bulanan listrik PLN membuat warga Desa Brabasan, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji mengeluh. Wajar saja, bila tagihan listrik mencapai puluhan kali lipat dari bulan biasanya.

Seperti yang terjadi pada Amie (27),  warga desa setempat. Ibu rumah tangga ini mengaku sangat terkejut dengan tagihan listrik yang harus dibayarnya pada bulan September 2017 ini naik drastis mencapai Rp2,9 Juta. Padahal tagihan bulan sebelum sebelumnya hanya berkisar Rp100 sampai Rp200 ribu/bulan.

"Saya hampir shock mas, waktu mau bayaran uang pemakaian listrik di Alfamart, masak tagihan bisa sampe segitu besarnya. Padahal cuma bayaran untuk satu bulan. Terkecuali kalau sudah nunggak berbulan bulan. Dan karena saya gak ada duit sebanyak itu ya terpaksa belum saya bayar, tagihan akhir bulan lalu," ujar Ibu rumah tangga ini.

Menurut Amie, kenaikan tagihan bulanan listrik bukan hanya dialami olehnya, melainkan beberapa tetangga di desanya hingga mereka pun mengeluhkan hal tersebut.  Dia menduga ada kesalahan atau kerusakan pada Kwh di rumahnya. Sebab Kwh yang dipasang merupakan kwh 900 volt kebutuhan rumah tangga yang pemakaian tak seberapa.

Keluhan masyarakat itu mendapat tanggapan Manager PLN Area Kotabumi Urai Armin kepada harianlampung.com usai melaksanakan sosialisasi di rumah dinas Bupati Mesuji.

Menurut dia, kemungkinan besar bila kejadian yang dialami warga merupakan kelalaian petugas pencatat meteran Kwh. Data yang dicatat petugas tak konkret sehingga setelah terverifikasi tagihan menumpuk di angsuran selanjutnya.

"Ini mungkin salah petugasnya. Misalnya begini, seharusnya bayaran bulan Januari atau bulan pertama itu Rp500 ribu, tapi yang di data petugas hanya Rp100 ribu itu yang dibayar pelanggan, begitu juga bulan kedua dan selanjutnya hingga sisanya menumpuk di bulan kesepuluh," ujarnya.

Dia menyarankan warga yang masih memakai meteran listrik pascabayar agar beralih kembali ke meteran listrik prabayar. "Ini solusi agar kita tidak ribet dalam administrasi dan pelayanan lebih baik yakni beralih ke meteran listrik yang pakai pulsa,"katanya.
(ish)